DailyIndonesia.id, KUDUS – Tiga remaja asal Demak yang dilaporkan hilang di Hutan Somosari, Kabupaten Jepara berhasil ditemukan relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten setempat.

Sebelumnya pada Kamis (12/12) malam, petugas berhasil menemukan seorang remaja berinisial SA berusia 15 tahun dalam kondisi linglung hanya mengenakan celana dalam.

Kemudian, pencarian berlanjut hingga tengah malam namun tidak membuahkan hasil.

Pencarian dilanjutkan pada Jumat (13/12) dan akhirnya menemukan dua remaja lainnya.

Penemuan para pelajar asal Demak itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @Jeparahariini.

Para remaja itu masih tampak linglung saat ditemukan.

Dilansir dari detikjateng, Kalakhar BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengungkap adanya tiga remaja laki-laki asal Demak yang dilaporkan tersesat di hutan Somosari. Dia mengatakan ketiga remaja ini berinisial SA (15), Z (15) dan I (15) warga Demak.

“Sudah ditemukan semalam sampai tadi pagi, sudah tiga semua,” jelas Arwin.

Ia pun menjelaskan penemuan pertama yakni SA pada pukul 21.30 WIB.

“Semalam ditemukan di jalan setapak lereng sebelah timur dari titik parkir dalam kondisi hanya menggunakan celana dalam,” lanjut dia.

SA sempat mengaku ia bersama remaja lain sebelum ke Hutan Somosari sempat mengonsumsi buah kecubung. Akibatnya mereka merasa linglung dan tersesat di hutan.

“Betul (mengonsumsi kecubung), pengakuan yang ketemu pertama,” tutur Arwin.

Ketiga remaja tersebut saat ini dirawat di rumah sakit karena kondisinya mabuk kecubung. “Dirawat di RSU karena masih mabuk (kecubung),” ujar dia.

Sebagai informasi, dilansir dari alodokter, kecubung mengandung alkaloid tropana, seperti atropin, skopolamin, dan hiosiamin, yang berbahaya jika dikonsumsi. Ada beberapa efek yang ditimbulkan bila nekat memakan buah satu ini.

Mulai dari halusinasi, linglung, dehidrasi, denyut jantung meningkat, sampai kecanduan. Bahkan dalam beberapa kasus, kecubung bisa menyebabkan kematian.

Bagikan: